Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2017

Analisis PI

ANALISIS PI PENGENALAN KAMPUS D UNIVERSITAS GUNADARMA a. Latar Belakang Universitas Gunadarma memiliki 8 gedung untuk melakukan kegiatan belajar yaitu kampus A, kampus B, kampus C, kampus D, kampus E, kampus G, kampus H, dan kampus J. Di dalam kampus terdapat fasilitas-fasilitas yang meliputi ruang kuliah, perpustakaan, laboratorium, ruang seminar, auditorium, ruang senat, BPM, ruang rapat, ruang tunggu dosen, ruang konsultasi akademik, koperasi, ruang kerja pimpinan dan karyawan, musholah dan masjid, serta lapangan olahraga.   Ruang kuliah   Universitas Gunadarma mempunyai 167 ruang kuliah yang terbagi : 12 ruang di kampus A, 19 ruang di kampus  B dan C, 18 ruang dikampus D, 55 ruang di kampus E, 39 ruang di kampus G, dan 24 ruang di kampus J. Kampus utama Universitas Gunadarma berada di kota Depok, Jawa Barat. Kampus D Universitas Gunadarma merupakan salah satu kampus utama dari Universitas Gunadarma yang beralamat di Jalan Margonda Raya Nomor. 100 – Depok, dan ...

Cocosmo

COCOMO (Constructive Cost Model) merupakan algortima model estimasi biaya perangkat lunak yang dikembangkan dan diterbitkan oleh Barry Boehm. Cocomo digunakan untuk memperkirakan usaha, biaya dan jadwal untuk proyek-proyek perangkat lunak. COCOMO pertama kali diterbitkan pada tahun 1981 Barry Boehm W. ‘s Book rekayasa ekonomi Perangkat Lunak sebagai model untuk memperkirakan usaha, biaya, dan jadwal untuk proyek-proyek perangkat lunak. Ini menarik pada studi dari 63 proyek di TRW Aerospace mana Barry Boehm adalah Direktur Riset dan Teknologi Perangkat Lunak pada tahun 1981. Penelitian ini memeriksa proyek-proyek ukuran mulai dari 2.000 sampai 100.000 baris kode , dan bahasa pemrograman mulai dari perakitan untuk PL / I . COCOMO terdiri dari 3 jenis seperti berikut di bawah ini: 1. Basic COCOMO  digunakan untuk menghitung usaha pengembangan perangkat lunak (dan biaya) sebagai fungsi dari ukuran program yang. Ukuran Program dinyatakan dalam perkiraan ribuan baris kod...

Estimasi berdasarkan sejarah

Estimasi berdasarkan Sejarah       Jalan keluar dari ketergantungan pada orang dan untuk membuat estimasi lebih khusus yaitu harus mengerti tentang sejarahnya. Tulislah berapa lama masing-masing tugas dapat diselesaikan dan siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut. sehingga dapat membandingkan tugas yang akan di estimasi dengan tugas yang sama yang dikerjakan lebih awal, setelah itu mulailah dengan melakukan estimasi. Hal ini dimaksudkan agar dapat menjabarkan suatu proyek ke dalam beberapa tugas yang biasanya diulang dan mudah untuk dibandingkan. Untuk memprogramnya, mungkin generasi dalam bentuk formulir input, sebuah laporan, perhitungan rumus-rumus, dan lain-lain.      Perusahaan atau departemen akan membuat tipe proyek yang sama. Carilah dasar untuk membangun “blocks” dan dokumen yang dibutuhkannya.  lakukan langkah pertama dan bangunlah blocks tersebut dalam bentuk yang siap pakai. dan dapat di duga bahwa sebuah peng...

Tahap uji pada fase pemrograman

Tahap uji pada fase pemrograman Programmer menguji modul dengan menetapkan lingkungan yang tepat, menyediakan beberapa input, membiarkan modul langsung memproses secara logik dan mendapatkan hasilnya. Beberapa input mungkin tidak sebenarnya, terutama jika modul tersebut tidak menyediakan input yang sebenarnya. Modul seharusnya diuji dalam dua tahap, yaitu : ·                      Tahap Pertama disebut pengujian  “White Box” . Programmer harus mengetahui isi di dalam modul dan menyediakan data pengujian, sehingga masing-masing path logical dalam program dapat dieksekusi. a.         Kelebihan pengujian  “White Box” 1.             Kesalahan logika. Digunakan pada sintaks ‘if’ dan pengulangan. Dimana White Box Testing akan mendeteksi kondisi-kondisi yang tidak sesuai dan...